Digugat Oleh Konsumennya, DFSK Gak Saja Jualan SUV Glory 580

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

VIVA   –  Merek DFSK mendadak jadi target perbincangan. Sebabnya, ada 7 konsumen yang merasa kurang puas dengan salah satu produk yang ditawarkan di Tanah Air. Mobil tersebut, dianggap tak mumpuni untuk melibas tanjakan di rute luar tanah air maupun saat pemakaian dalam praja.

Bicara soal DFSK, merek otomotif Tiongkok ini sesungguhnya baru sekitar 3 tahun menggembirakan pasar otomotif nasional. Meski demikian, sudah ada fasilitas produksi di Cikande, Serang, Banten sebagai tempat untuk merakit jajaran produknya.

Mungkin banyak yang belum tahu, jika kendaraan niaga lah yang menjadi produk pertama DFSK. Namanya, mobil pikap tersebut adalah Super Cab. Pilihan variannya tersedia dua, yakni yang bermesin 1, 3T Diesel berbanderol Rp158 juta dan 1. 5L Bensin diberi label harga Rp132, 99 juta on the road DKI Jakarta.

Tidak puas hanya bermain di bagian kendaraan niaga, PT Sokonindo Automobile sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) DFSK mulai menawarkan mobil penumpang. Debut pertama mobil penumpangnya diadakan di pameran IIMS 2018.   Menariknya, tiga produk tersebut  berjenis Sport Utility Vehicle (SUV).

Penelusuran VIVA Otomotif dari laman DFSK Motor Indonesia, Jumat 4 Desember 2020, mobil penumpang perdana DFSK untuk pasar otomotif nasional bernama Glory 580, dan tersedia empat varian dengan banderol Rp250 sampai Rp315 jutaan. Mobil tersebut pula yang dianggap konsumennya tak mumpuni untuk melibas jalur tanjakan.

Mobil SUV keduanya diberi nama Glory 560, & diposisikan di segmen low SUV. Ada empat varian yang ditawarkan memakai mesin 1. 500cc dengan turbo, serta satu varian dengan mengusung mesin 1. 800cc murni. Untuk memboyongnya, konsumen bisa menyiapkan dana Rp199, 5 juta datang Rp249, 5 juta on the road Jakarta.

Produk paling baru dari macam tersebut bernama Glory i-Auto. Mobil SUV ini dibuat memakai platform yang sama dengan Glory 580, namun disematkan beragam perbedaan berangkat dari eksterior, interior, hingga fitur perintah suara yang terhubung secara head unit. Untuk membawanya pulang, dana yang harus disiapkan Rp329, 699 juta on the road Jakarta.

Selain kendaraan niaga dalam bentuk bak ataupun boks, merek otomotif ini juga mempunyai produk blind van bernama Roh. Kendaraan dengan kabin untuk pikulan barang ini bisa ditebus Rp169 juta on the road DKI Jakarta. Mobil tersebut nantinya akan tersedia dalam versi minibus, bahkan selalu kendaraan listrik.

Menariknya, di masa pandemi COVID-19 dengan menjadi momen terberat bagi para ATPM  mobil dalam menjajakan produknya, DFSK mencoba bertahan dengan menjajakan produk ambulans. Tak tanggung-tanggung, tersedia 3 mobil yang direferensikan buat menjadi kendaraan medis tersebut, yaitu Super Cab, Glory 580, beserta produk baru Gelora.

Baca juga: DFSK Tanggapi Informasi Gugatan dari 7 Pengguna Mobil Glory 580.