Memakai Sepeda Listrik di Jalan Ada Syaratnya

VIVA   –  Sepeda kini balik menjadi bagian dari gaya tumbuh masyarakat Indonesia, terutama di Ibu Kota. Setiap akhir pekan bisa dilihat kendaraan beroda dua itu digunakan untuk berolahraga, hingga oleh karena itu andalan saat ke warung atau minimarket.

Jenisnya pula bermacam-macam, mulai dari sepeda ganda, hingga road bike . Bahkan, kini juga menjamur keberadaan sepeda yang digerakkan oleh dinamo listrik.

Nilai yang ditawarkan untuk sepeda listrik bervariasi, mulai Rp5-10 juta. Tersedia yang dinamo yang berfungsi untuk membantu mengayuh pedal agar tak berat, dan ada juga dengan bisa meluncur cukup dengan menekan tombol.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 45 tahun 2020, dikutip VIVA Otomotif pada 12 Oktober 2020, ternyata menggunakan sepeda listrik pada jalan wajib mengikuti aturan yang berlaku.

Mengaji juga:   Pesaing Avanza Diam-diam Mengaspal di Indonesia

Pada pasal 4 ayat 1, disebutkan bahwa pengendara roda listrik wajib minimal berusia 12 tahun, dan wajib mengenakan helm. Apabila melintas di jalan umum, maka mereka yang berumur 12-15 tahun wajib didampingi oleh orang dewasa.

Kemudian pada pasal 5, tertera bahwa sepeda listrik hanya bisa dikendarai di lajur sepeda atau lajur yang disediakan khusus. Jika tidak tersedia, maka bisa memakai trotoar dengan tetap memerhatikan keselamatan pejalan kaki.

Kepala kendaraan hanya bisa dikendarai sebab satu orang saja, kecuali tersedia boncengan yang memang dirancang sebab pabrikan dan bukan tambahan.