Review Nissan Kicks: di Luar Ekspektasi

VIVA   – Sudah sejak lama Nissan menggaungkan teknologi Intelligent Mobility  mereka, baik di Indonesia maupun negara lainnya. Konsep tersebut sebelumnya sudah disematkan di kaum model yang dipasarkan di Negara, namun tidak secara utuh.

Baru pada Nissan Kicks  e-Power, konsep tersebut dapat dirasakan secara total.   VIVA Otomotif   diberi kesempatan mendapatkan pengalaman baru dalam peristiwa berkendara oleh PT Nissan Mesin Indonesia, dah hasilnya di luar ekspektasi.

Membaca juga:   Mobil Baru Nissan Magnite Mulai Diuji Jalan

Nissan Kicks adalah sebuah kendaraan yang digerakkan oleh energi listrik. Namun, mobil ini tidak memerlukan pengecasan seperti Tesla atau kendaraan elektrik lainnya. Sebab, ada mesin 3 silinder 1. 200cc yang dipasang di bagian depan.

Tugas dari dapur pacu yang sama persis secara milik Datsun itu  adalah jadi generator listrik, mengisi baterai lithium-ion 296 Volt  yang ada di bawah jok depan. Jadi, bisa dibilang bahwa ini adalah mobil  hybrid , meski gaya mesin tidak dipakai untuk menggerakkan kendaraan.

Adanya konsolidasi tersebut, memungkinkan Nissan Kicks dikendarai sejauh lebih dari 600 kilometer sebelum tangki bensin harus diisi ulang. Namun, mode berkendara harus diatur pada posisi paling irit yang mengorbankan sedikit akselerasi dan kenyamanan suhu kabin.

Jika dipasang pada mode normal, tarikannya  bisa mengikuti sepeda motor  sport . Akselerasi dari nol hingga kemajuan 100  km per jam mampu dicapai dalam waktu kurang sebab 10  detik.

Bagi yang belum terbiasa dengan mobil listrik dan khawatir dengan torsinya yang besar, jangan khawatir karena dalam sistem e-Power tersedia  one pedal operation . Kala pedal gas dilepas, maka pola rem akan bekerja. Tapi, perlu banyak latihan karena jika tidak biasa maka dapat membuat pengikut jadi mual.

Pada jalanan perkotaan dengan cenderung datar, sistem rem tangan  auto hold   tidak begitu dibutuhkan saat mode  one pedal  dioperasikan. Cukup lepas pijakan dari pedal gas, maka mobil tidak bakal bergerak dari posisinya.

Karena suara mesin tidak terlalu terdengar, maka Nissan memasang peranti penghasil suara yang akan rajin pada kecepatan rendah. Ini betul bermanfaat untuk memberi peringatan pada pengguna jalan lain, bahwa ada kendaraan yang sedang bergerak. Bentuk ini juga bakal aktif masa mundur.

Kamera 360 derajat yang sebelumnya ada di dalam Nissan X-Trail, kini juga terlihat di Nissan Kicks. Pandangan pilot ke segala sisi cukup terang, meski malam hari. Tersedia pula indikator arah roda depan, sehingga bisa memprediksi arah mobil masa parkir.

Dengan harga  on the road  Jakarta Rp449 juta, Nissan Kicks layak dijadikan sebagai kendaraan harian maupun liburan ke tempat jauh. Tanpa tergantung dari stasiun pengecasan yang jumlahnya masih sedikit, kita dapat merasakan canggihnya teknologi masa depan mulai saat ini.