Sepi Order, Rental Mobil Sulap Toyota HiAce Jadi Warung Angkringan

VIVA   – HiAce dikenal jadi mobil berperawakan bongsor, yang kabinnya bisa menampung sampai 12 orang penumpang dalam sekali perjalanan. Tidak heran mobil lansiran Toyota tersebut kerap dipakai untuk kendaraan angkut penumpang untuk pemakaian pribadi, badan pemerintah, rental serta agen parwisata.

Namun, ide bertentangan untuk pemakaian mobil ini diterapkan oleh inisiator angkringan di Jogjakarta. Jika biasanya angkringan berwujud warung sederhana dengan gerobak berisi menu ‘nasi kucing’ beserta lauknya, kini konsep tersebut sedikit bergeser.

Masyarakat kini bisa menikmati menu andalan angkringan sembari menikmati suasana khas Kota Pelajar itu dari dalam kabin Toyota HiAce. Ide untuk menikmati menu angkringan dari dalam kabin mobil bongsor itu, datang dari seorang bernama Aulia Irwan Fajrin, bersama teman-temannya dari Adipati Rental.

Dia mengatakan, rencana angkringan ini lahir karena sepinya kunjungan wisata akibat pandemi virus Corona, yang berdampak pada penyewaan mobil di Yogyakarta. Tuntutan ekonomi itu, membuat dia bersama teman-temannya banting setir membuka warung angkringan dengan memanfaatkan mobil yang tersedia.

Baca juga: Mercedes-Benz Bakal Pasang Airbag untuk Pengikut di Jok Belakang

“Kebetulan kami kan rental mobil. Pandemi virus Corona membuat sepi orderan dan hampir empat kamar tidak ada wisatawan. Akhirnya ana putar otak, mencari ide biar bisa menarik wisatawan dan mengangkat pariwisata Yogyakarta agar menggeliat sedang, ” ujarnya, minggu 27 Juli 2020.

Kabin mobil rental itu disulap layaknya lepau, dan diberi meja serta kursi untuk konsumen menikmati makanan & minuman yang dipesan. Dengan jalan ini, kata dia, pengunjung mampu makan angkringan sambil menikmati kota Yogyakarta tanpa takut berpapasan dengan kerumunan.

“Jadi belakang pengunjung akan mendapatkan menu angkringan seperti nasi kucing, aneka sate, gorengan dan minum seperti wedang jahe, teh nasgitel dan yang lain. Kemudian kami ajak putar-putar kota selama kurang lebih 1, 5 jam, ” paparnya.

Aulia mengatakan, saat ini ada dua versi angkringan di kabin HiAce yakni VIP untuk enam orang dengan biaya Rp75 ribu per orang, dan versi umum (standar) yang memungkinkan delapan karakter makan bersama di dalam mobil dengan biaya Rp50 ribu bola lampu orang.

Namun, logat dia, semua protokol kesehatan seolah-olah cek suhu tubuh, cuci lengah sebelum masuk, dan menjaga tenggang aman, wajib dilakukan saat konsumen menikmati suasan angkringan versi perdana tersebut.

“Rute kami biasanya dari Garasi (dekat Sindu Kusuma Edupark), kemudian Tugu Jogja, Malioboro, Alun-alun Utara, Tamansari & Alun-alun Selatan. Kemudian kembali ke garasi. Tapi pengunjung bisa pula kalau mau dijemput di vila. Nanti bisa juga berhenti dalam Tugu Jogja atau Alun-alun Daksina untuk berhenti foto sejenak, ” tutur Aulia.